default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

'Komedi Putar Maut' Renggut Nyawa Bocah di Situbondo

'Komedi Putar Maut' Renggut Nyawa Bocah di Situbondo
Peristiwa Daerah
Polisi olah TKP ke lokasi Komedi Putar yang merenggut nyawa Mechika.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

SITUBONDO- Kejadian tragis menimpa seorang anak TK saat naik komedi putar di THR (Taman Hiburan Rakyat) lapangan Taman Lanceng, Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Akibat terjepit cincin besi, korban tewas  pada kejadian nahas Rabu (27/11/2019) malam.

Korban tewas diketahui bernama Marshela Dwi Mechika (5)  putri dari Muhsin (47) warga Dusun Krajan, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan.

Korban bersama orang tuanya sekital pukul 20.00 WIB berkunjung ke THR. Saat naik tanpa didampingi oleh orang tuanya, kemudian pada saat berada di atas permainan tersebut kepala korban keluar dari rantang hendak menengok orang tuanya yang berada di bawah.

"Pada saat korban mengeluarkan kepalanya untuk menengok ke orangtuanya, kepala korban terjepit besi sehingga korban langsung jatuh kedalam rantang tersebut," ucap salah seorang saksi mata.

Melihat kejadian tersebut orang tua korban langsung meminta petugas jaga (operator) untuk memberhentikan permainan tersebut dan mengevakuasi putrinya ke Puskesmas terdekat, namun sayang nyawa korban tidak bisa tertolong sehingga meninggal dunia di Puskesmas Kapongan.
 
Hasil pemeriksaan terhadap korban ditemukan luka memar dan lebam pada bagian kepala yang diindikasikan akibat terjepit besi kerangka atau cincin besi yang memutar. Dari keterangan petugas medis Puskesmas Kapongan, korban mengalami cedera otak berat hingga meninggal dunia.
 
Kapolsek Kapongan Iptu Pramana kepada suaraindonesia.co.id  Kamis (28/11/2019) pagi membenarkan  kejadian tetsebut.Tim Identifikasi Satreskrim Aiptu Bambang bersama anggota Polsek Kapongan langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi tas kejadian kecelakaan dilokasi pasar malam Kapongan.
 
“Pihak Kepolisian turut berduka cita atas kejadian tersebut dan meminta masyarakat agar lebih berhati-hati terutama dalam mengawasi anak-anak dengan harapan kejadian yang sama tidak terulang kembali ,“ ucap Kapolsek.

Sementara itu respon publik, salah satunya tokoh masyarakat , Abd. Kadir mengaku prihatin dengan adanya musibah tersebut.

 "Pajak bayar, karcis bayar, mana keamanan dan keselamatannya. Siapa yang bertanggung jawab? Nunggu korban lagi?," tanyanya.(*)    


Kontributor : Sarwo Edy
Editor : Irwan Rakhday
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar