default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Kincir Air Pembawa Maut, Satu Warga Situbondo Tewas

Kincir Air  Pembawa Maut, Satu Warga Situbondo Tewas
Peristiwa Daerah
Salah seorang petugas sedang mengecek kincir air.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

SITUBONDO - Para pekerja tambak udang CV. Lautan Mas di Dusun Lebuk, Desa Sumberejo,  Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur digegerkan dengan kejadian meninggalnya seorang pekerja yang tersengat listrik saat bekerja, Sabtu (16/11/2019). 

Korban meninggal diketahui bernama Supardiyanto (50) warga Kampung Utara, Desa Bantal, Kecamatan Asembagus yang kesehariannya bekerja di tambak udang tersebut. Pada saat kejadian korban sedang memperbaiki kincir air di petak B 2 yang mati. 

 Kapolsek Banyuputih AKP Didik Rudianto membenarkan atas kejadian tersebut.

"Korban meninggal saat bekerja di tambak CV. Lautan Mas bersama temannya, kemudian jam 06.30 WIB korban berbicara kepada temannya Hadi Subowo sebagai mekanik/tekhnisi perihal adanya kincir air di petak B2 yang rusak. Setelah berbincang bincang, oleh Hadi ditinggal untuk menurunkan pakan udang," terang kapolsek.


Setelah kembali ke tempat korban ternyata korban sudah berada di lokasi petak B2 di dalam kolam untuk memperbaiki kincir air yang rusak. Setelah itu korban minta tolong kepada Hadi  untuk diambilkan obeng, kemudian saksi langsung mengambil obeng yang sudah tersedia di pinggir tambak tersebut.

Setelah itu tangan kanan korban memegang obeng dan tangan kirinya memegang terminal yang ada pada dinamo kincir air tersebut. Korban memanggil Hadi. Hadi langsung menoleh ke korban, ternyata korban seperti orang kaget dengan kepala agak terpental ke belakang.

Hadi  menyangka korban tersengat aliran listrik. Dengan spontan  Hadi langsung berlari ke arah stop kontak/panel yang berjarak kurang lebih 15 meter untuk mematikan aliran listrik,  tetapi setelah panel dimatikan ternyata korban sudah mengambang di atas air dengan posisi tengkurap.

Hadi Subowo langsung melompat ke dalam tambak untuk menolong korban. Namun korban sudah lemas dan tidak bergerak. Seketika itu Hadi langsung berteriak meminta tolong.

Akhirnya datang 2 teman yang sama- sama kerja di tambak tersebut yaitu Ris Indarto bersama Alban Subalga.

Kemudian korban langsung diangkat dari dalam kolam tambak tersebut dan langsung ke rumah sakit Asembagus. Saat diperiksa oleh tim medis di rumah sakit Asembagus korban dinyatakan meninggal dunia.

Menurut keterangan dari pihak medis rumah sakit, bahwa pada telapak tangan korban sebelah kiri terdapat bekas luka melepuh yang diduga akibat tersengat aliran listrik dan pada tubuh korban yang lain tidak ditemukan adanya luka atau tanda -tanda kekerasan.

Dengan kejadian tersebut keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi terhadap jenazah korban dan menyatakan tidak akan melakukan penuntutan terhadap siapapun atas meninggalnya korban dengan menandatangani pernyataan yang dibuat oleh pihak keluarga korban.

"Pihak keluarga  korban langsung membawa pulang jenazah ke rumah anaknya di Desa Kedunglo, Asembagus sekitar pukul 08.00 WIB. Lalu ekitar jam 11.30 WIB jenasah dimakamkan di pemakaman umum desa setempat," pungkas kapolsek.(*) 

 


Kontributor : Sarwo Edy
Editor : Irwan Rakhday
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar