default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Waspadai Dampak Kecanduan Gadget, Begini Himbauan Kadis Kesehatan Situbondo

Waspadai Dampak Kecanduan Gadget, Begini Himbauan Kadis Kesehatan Situbondo
Kesehatan
Kadis Kesehatan Kabupaten Situbondo Abu Bakar Abdi.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

SITUBONDO- Kasus orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) akibat gadget atau gawai adalah dampak dari era saat ini yang disebut era digital. Fenomena ini menjadi persoalan yang harus dihadapi untuk dilakukan tindakan preventif dan solusinya.

Kadis Kesehatan Kabupaten Situbondo Abu Bakar Adi kepada suaraindonesia.co.id mengatakan,
tugas orang tua mempersiapkan anak menghadapi zamannya.

"Kita sebagai orang tua, apakah sudah mempersiapkan anak untuk menghadapi era saat ini yang kita sebut era digital?
Ada beberapa hal yang perlu diketahui
bahwa setiap perubahan, meskipun perubahan lebih baik pasti ada ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan ini menyebabkan distres apabila kita tidak pandai beradaptasi atau membuat adaptasi yang positif. Bagaimana membuat tidak nyaman menjadi nyaman?," katanya pada Jumat (18/10/2019).


Seperti halnya perubahan teknologi, imbuh Abu Bakar, perubahannya dari teknologi mekanik ke digital. Diketahui, dalam pendidikan anak bahwa
anak sebagai generasi digital dan orang tua sebagai imigran digital, artinya anak sebagai generasi masa kini merupakan generasi digital native, yaitu mereka sudah mengenal media elektronik dan digital sejak lahir," jelasnya.


Dia berpesan, untuk mengurangi dampak gadget adalah orang tua diharapkan mampu melindungi anak-anak dari ancaman era digital, tetapi tidak menghalangi potensi manfaat yang bisa ditawarkan.


"Mengarahkan penggunaan media digital dengan jelas, jika anak sudah terpapar perangkat digital, lebih baik untuk mengarahkan dengan komunikasi efektif dan sepakati waktu penggunaan dan berhenti saat malam hari," tuturnya.

Selain itu, dia berpesan agar ada keseimbangan waktu menggunakan digital handphone dengan interaksi dunia nyata sekaligus  adanya pendampingan orang tua saat anak  berinteraksi dengan dunia maya.

"Di PKM Mlandingan  hanya ada 1 kasus tahun 2018, sudah berusia 20-an. Karena kecanduan gadget dan mengarah ke ODMK, maka si pasien hanya rawat jalan saja. Setelah disertai edukasi dan  pengobatan yang diberikan, alhamdulillah membaik," pungkasnya.(*)


Kontributor : Irwan Rakhday
Editor : Irwan Rakhday
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar